Minggu, 03 Juni 2012

rindu~

Kamu.
Ya, kamu.
Kamu yang aku maksud.
Kamu, satu orang yang kumaksud.

Kamu yang ada di belakangku,
sekaligus di depanku,
di sampingku, dan
di hatiku.

Di belakangku sebagai masa lalu.
Di depanku sebagai arah untuk melangkah mengikuti kamu yang kini berjalan lebih cepat.
Di sampingku sebagai bayang semu, karena kutahu, kamu tetap ada tanpa kehadiranmu.
Dan...
Di hatiku sebagai penghuni selamanya...

Kamu.
Ya, kamu.
Kamu yang aku maksud.
Kamu, satu orang yang kumaksud.

Aku ingin berbicara tentang sebuah perasaan yang menggila karenamu;
Rindu.

Rindu itu ketika aku mengharapkan apa yang tidak ada.
Rindu itu ketika waktumu dan waktuku tidak bertemu.
Rindu itu rasanya seperti memeluk angin, hampa.
Rindu itu rasanya seperti ingin merangkak ke masa lalu, dimana ada kita di satu ruang dan waktu.
Rindu itu rasanya seperti ingin berlari ke masa depan, masa dimana aku bisa melihat wajahmu.
Rindu itu bagaikan anggur, semakin lama dipendam semakin hebat rasanya.
Rindu itu...

Rindu itu ketika aku ada, tanpa kamu.

Kamu.
Ya, kamu.
Kamu yang aku rindu.
Kamu, satu orang yang kurindu.


Semoga kamu mengerti maksudku...