Rabu, 21 November 2012

Jaringan WAN


Pengertian Wide Area Network (WAN)
WAN adalah jaringan komputer dengan jangkauan area geografi yang paling luas, antar negara, antar benua bahkan keluar angkasa (sebagai contoh jaringan internet yang menggunakan sistem koneksi satelit)
Keuntungan WAN: 
  • Penggunaan kartu kredit di seluruh dunia 
  • Pengambilan uang dengan jaringan internasional (ATM Internasional) 
  • Komunikasi antar kantor bisa menggunakan e-mail, chatting dan Video Conference (ViCon). 
  • Pooling data dan up date data antar kantor dapat dilakukan setiap hari pada waktu yang ditentukan. 
  • Data dapat dikirim melalui e-mail.
Kerugian WAN: 
  • Biaya operasional mahal. 
  • Susah dalam instalasi infrastrukturnya. 
  • Rumit jika terjadi trouble jaringan (network trouble shooting).
Fungsi WAN

Jika dilihat dari fungsinya, sebenarnya WAN tidak jauh berbeda dengan LAN. WAN juga berfungsi sama seperti LAN mengkoneksikan antar komputer, printer dan juga device lainnya dalam satu jaringan. WAN pada dasarnya adalah kumpulan LAN yang ada diberbagai lokasi. Dibutuhkan sebuah device untuk menghubungkan antara LAN dengan WAN dan device tersebut adalah router.

Router berfungsi merawat dan mengatur address LAN dan juga WAN. Berikut gambar topologi sebuah WAN.


WAN tidak dimiliki atau di manage oleh seorang saja, tetapi didistribusikan dan dikelola oleh beberapa orang bahkan oleh beberapa organisasi. Teknologi yang biasanya dipakai WAN antara lain : Modem, ISDN (Integrated Services Digital Network), DSL (Digital Subscriber Line), Frame Realay, ATM (Asynchronous Transfer Mode), SONET (Synchronous Optical Network), T (US) dan E (Europe) Carrier Series seperti T1, E1, T3, E3 dan lain-lain.


Komponen WAN

Router adalah jenis kusus dari komputer, yang secara dasar mempunyai komponen yang sama seperti: CPU, memory
(ROM, RAM, NVRAM, FLASH), system bus, dan berbagai perantara input/output. Namun router didesain untuk fungsi
khusus yang tidak ada di dalam PC, seperti ruter dapat menghubungkan dan menentukan jalur terbaik untuk pengiriman
data dalam jaringan.

Seperti juga PC, Router memerlukan sistem operasi untuk menjalankan program aplikasi, ruter menggunakan

Internetwork Operating System (IOS) untuk menjalankan file konfigurasi. File ini berisi instruksi dan parameter yang
mengontrol alur lalu lintas data melalui router.
Router menggunakan table dan protokol routing untuk meneruskan paket. File konfigurasi menetapkan seluruh informasi
untuk kepastian setup dan menggunakan routing dan routed protocols yang tersedia.
Komponen internal yang utama dari ruter adalah RAM, NVRAM, FLASH MEMORY, ROM dan INTERFASE.
RAM
- Menyimpan konfigurasi yang sedang berjalan dan sistem ios yang aktif.

- Menyimpan ARP cache (Address Resolution Protocol)


- Menyimpan fast-switching cache


- Menyimpan buffer paket


- Memelihara antrian paket


- Menyimpan memori sementara untuk file konfigurasi ruter selama ruter hidup


- Akan terhapus bila ruter di matikan atau re-start


NVRAM 
Menyimpan file konfigurasi start-up (awal)

- Menyimpan file walau ruter dimatikan atau di re-start.


FLASH MEMORY


- Menyimpan IOS image


- Memungkinkan update software tanpa menghapus dan mengganti chips pada prosesor.


- Menyimpan file walau router dimatikan atau di re-start


- Menyimpan lebih dari satu versi software IOS


- Merupakan alat elektrik yang ROM yang bisa dihapus dan diprogram kembali (EEPROM)



ROM  

- Menyimpan file konfigurasi start-up (awal)

- Menyimpan file walau ruter dimatikan atau di re-start.


FLASH MEMORY


- Menyimpan IOS image


- Memungkinkan update software tanpa menghapus dan mengganti chips pada prosesor.


- Menyimpan file walau router dimatikan atau di re-start


- Menyimpan lebih dari satu versi software IOS


- Merupakan alat elektrik yang ROM yang bisa dihapus dan diprogram kembali (EEPROM)


ROM

- Melakukan diagnosa untuk power-on self test (POST)

- Menyimpan program boot dan software sistem operasi dasar

- Untuk upgrade software diperlukan mengganti chips pada motherboard .