Rabu, 01 Mei 2013

Kapan kau datang lagi?

Kapan kau datang lagi?
Membangunkan ku tidur, mengingatkan ku bahwa waktu itu berharga saat denganmu...

Kapan kau datang lagi?
Menjemput ku pergi, membawa ku ketempat yang kau pikir kita bisa tenang disana...

Kapan kau datang lagi?
Menemui ku yang tidak tau bagaimana lagi jika tanpa kau...

Kapan kau datang lagi?
Kapan?

Semoga Tidak Kamu Lagi


Ada rasa sedih saat melihatmu bahagia...
Bukan karena aku tidak ingin kamu bahagia...
melainkan karena bukan aku yang membahagiakanmu...
itu menyakitkan, seperti pukulan yang sebenarnya ingin buatku tersadar...

Mungkin ini waktu untuk aku terpuruk...
supaya aku dapat melihat Tuhan memakai kenangan ini untuk buatku dipenuhi kesiapan...
sehingga doa dapat melahirkan semangat dan kemudian buatku bangkit...

Namun ketahuilah sebelum aku sudah tak lagi mencintaimu...
ini darahku mengalir membawa bayang-bayangmu...
mengelilingi tubuhku dan jantungku berdenting demi kau menari-nari di pikiranku...

Ada satu hal yang sampai hari ini masih membuat aku bangga menjadi aku...
itu karena aku mampu terima kamu apa adanya...

Aku meminta ampun kepada Tuhan, sebab aku pernah berharap kalau suatu saat...
ketika angin menghempasku hilang dari daya ingatmu...
aku ingin tak pernah lagi menginjak bumi...

Sebab hidup jadi terasa bagaikan dinding yang dingin...
Aku harus menjadi paku, sebab kamu bagai lukisan dan cinta itu palunya...
Memukul aku, memukul aku dan memukul aku sampai aku benar-benar menancap kuat...

Pada akhirnya...
semoga, tidak kamu lagi yang aku lihat sebagai satu-satunya cahaya di dalam pejamku sebelum pulas...

"Zarry Hendrik"

Kamis, 14 Februari 2013

Masa Lalu

Kamu selalu megajariku mengais-ngais masa lalu...
memaksa ku untuk kembali menyentuh kenangan...
terdampar dalam bayang-bayang yang kau gurat secara sengaja...
seakan-akan sosok mu nyata...
menjelma menjadi pahlawan kesiangan yang merusak kebahagiaan...
dalam kenangan kau seret aku perlahan...
menuju masa yang harusnya aku lupakan ...
hingga aku kelelahan hingga , aku sadar bahwa aku sedang di permainkan...
inikah caramu menyakiti ku?
inikah caramu mencabik-cabik perasaan ku?
apa dengan melihat tangis ku , itu berarti bahagia buatmu?
apa dengan menorehkan luka di hatiku berarti kmenangan bagimu?
siapa aku dimatamu?
hingga begtitu sulit kau lepaskan aku dari jeratanmu...
apakah boneka kecilmu ini dilarang untuk bahagia?
apakah wayang yang sering kau mainkan ini dilarang untuk mencari kebebasan?
mengapa kau selalu memperlakukan aku seperti mainan?
kapan kau ajari aku kebebasan?
ajari aku caranya melupakan?
meniadakan segala kecemasan...
meniadakan segala kenangan ...
nyatanya derai air mataku hanya disebabkan oleh mu...
ajari aku caranya melupakan...
sehingga aku lupa caranya menangis...
sehingga aku lupa caranya meratap...
karena aku selalu kenal air mata...
aku hanya ingin tertawa...
sehingga hati aku mati rasa akan luka...

Adele - Don't You Remember



When will I see you again?You left with no goodbye, not a single word was said,No final kiss to seal any seams,I had no idea of the state we were in,

I know I have a fickle heart and bitterness,And a wandering eye, and a heaviness in my head,

But don't you remember?Don't you remember?The reason you loved me before,Baby, please remember me once more,

When was the last time you thought of me?Or have you completely erased me from your memory?I often think about where I went wrong,The more I do, the less I know,

But I know I have a fickle heart and bitterness,And a wandering eye, and a heaviness in my head,

But don't you remember?Don't you remember?The reason you loved me before,Baby, please remember me once more,

Gave you the space so you could breathe,I kept my distance so you would be free,And hope that you find the missing piece,To bring you back to me,

Why don't you remember?Don't you remember?The reason you loved me before,Baby, please remember me once more,

When will I see you again?